Home - Blog - Keutamaan dan Tata Cara Tadarus Al Qur’an
Keutamaan dan Tata Cara Tadarus Al Qur’an
Yayasan almuzakki Jepara - Mei 01, 2021
Anak Yatim
yayasan almuzakki

 

Tadarus Al Qur’an adalah salah satu ibadah yang sering digaungkan pada bulan Ramadhan. Bulan suci yang kian dekat umat Islam berlomba-lomba menyambutnya dengan beragam amalan dan ibadah. Salah satu jenis amalan yang paling dianjurkan adalah membaca Al Qur’an dan memahaminya, atau biasa disebut dengan tadarus.

Secara bahasa, tadarus berasal dari kata da-ra-sa yang memiliki makna membaca berulang kali, dengan disertai upaya memahami hingga seseorang mudah menghafal apa yang ia baca (Az-Zabiidi dalam Taj al-Aruus). Dalam ilmu nahwu, kata tadarus termasuk dalam wazan tafaul, yang artinya aktivitas ini dilakukan seminimalnya oleh dua orang (atau lebih). Secara istilah, tadarus memiliki arti kegiatan membaca dan memahami Al Qur’an secara berulang, secara bersama-sama. Nabi Muhamad Saw bersabda:

Tidaklah berkumpul sekelompok orang di rumah-rumah Allah, mereka membaca Al-Quran dan mempelajarinya, kecuali akan turun atas mereka ketenangan, diliputi kasih sayang kepada mereka, dan Allah akan menyebut mereka ada di sisi-Nya,” (Diriwayatkan Abu Hurairah RA).

Orang yang senantiasa bertadarus akan diberikan ketenangan dan diangkat namanya di sisi Allah SWT.

Jagalah Al-Quran, demi Tuhanku yang jiwaku berada di tangan-Nya. Sesungguhnya (ayat-ayat Al Qur’an yang telah dihapal) lebih mudah lepas dari ingatan daripada lepasnya unta dari ikatannya,” (Diriwayatkan Abu Musa al-Asy’ari RA).

Dengan bertadarus secara rutin, maka hafalan dan pemahaman Al Qur’an dalam benak akan terjaga.

#Keutamaan Tadarus

Sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT, tadarus Al Qur’an memiliki beragam keutamaan, yaitu:

1.  Orang yang senantiasa bertadarus akan diberi syafaat. Selain ibadah puasan, Al Qur’an adalah salah satu pemberi syafaat (pertolongan) di hari akhir kelak. Tentunya syafaat ini tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan hanya kepada mereka yang rutin membaca dan mempelajarinya.

2.  Allah SWT akan memberikan ketenangan dan menyebut nama-nama mereka yang gemar membaca dan memahami Al Qur’an.

3.  Akan dikumpulkan bersama malaikat mereka yang rajin bertadarus. Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mahir membaca kitab Allah kelak akan mendapat tempat di surga, bersama para malaikat yang mulia serta diliputi ketaatan. Sementara orang yang kesusahan dan diliputi keberatan ketika membaca Al Qur’an, maka dirinya mendapatkan dua pahala." (HR. Bukhari dan Muslim)

4.  Arti tadarus adalah amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah, terutama di bulan suci Ramadhan. Salah satu yang membuatnya istimewa, beliau tidak bertadarus bersama manusia, melainkan bersama malaikat Jibril.

#Tata Cara Tadarus

Ada empat tahapan dalam melakukan tadarus Al Qur'an, yaitu:

1.  Membaca bersama dan saling menyimak ayat-ayat Al Qur’an.

2.  Mencoba memahami ayat yang dibaca, seminimalnya bersumber dari terjemahan dan tafsir.

3.  Bertukar pandangan mengenai ayat dan tafsir yang dibaca. Hal ini disebut sebagai proses tadabur (mencermati dan merenungkan).

4.  Tak lupa untuk saling mengingatkan dan mempraktekkan pesan dan pelajaran yang didapat dari tadabur ayat.

Tidak hanya di masjid atau musholla, tadarus dapat dilakukan di lingkup yang lebih kecil semisal keluarga. Apalagi di masa pandemi seperti ini, dimana harus menghindari kerumunan.

Semoga informasi mengenai arti dan keutamaan tadarus di atas dapat menjadi pemecut bagi kita semua dalam mempelajari dan memahami Al Qur’an. Amiin.

 

Referensi: kumparan.com

 

Artikel Lain
yayasan al Muzakki
Jl. Raya Benteng Portugis RT 08 RW 05 Desa Banyumanis, Donorojo,Jepara, Jawa Tengah 59454
Lihat Peta yayasan al Muzakki
Tentang Kami
Laporan Donasi
Daftar Anak Asuh